TangerangHitz,Jakarta–Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Bintaro Permai III RT 13/RW 09, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/03/2026, sekitar pukul 10.46 WIB. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan 10 rumah warga serta 2 lapak barang bekas. Kepulan asap pekat membumbung tinggi, terlihat dari radius cukup jauh, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Cuaca terik siang itu dan banyaknya material bangunan yang mudah terbakar membuat api semakin cepat merambat ke bangunan lain. Warga menduga salah satu rumah kontrakan yang ditinggal penghuninya saat memasak memicu kebakaran. Dugaan ini muncul karena api pertama kali terlihat dari rumah tersebut sebelum menjalar ke bangunan lain.
Baca Juga:Aktivis KontraS Andrie Yunus Di siram Air Keras di Jakarta Pusat
Pihak berwenang masih menyelidiki kasus kebakaran ini
Warga menduga kebakaran bermula dari salah satu rumah kontrakan yang ditinggal penghuninya saat memasak. Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan segera menerima laporan melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 pukul 10.46 WIB. Unit pertama tiba di lokasi pukul 10.55 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 150 personel bersama 29 unit mobil pemadam kebakaran untuk menaklukkan api yang sudah membesar. Mereka melakukan proses pemadaman secara intensif hingga siang hari, lalu melanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Meski kebakaran menghanguskan belasan bangunan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Warga terdampak kini kehilangan tempat tinggal, sebagian besar rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Baca Juga: Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026: One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap
Meski kebakaran menghanguskan belasan bangunan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Warga terdampak kini kehilangan tempat tinggal, sebagian besar rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kerugian akibat kebakaran ini belum diumumkan secara resmi. Namun, berdasarkan pola kasus serupa di Jakarta, kebakaran yang menghanguskan 10 rumah semi permanen dan 2 lapak barang bekas biasanya menimbulkan kerugian ratusan juta hingga miliaran rupiah. Estimasi kasar menyebutkan kerugian bisa mencapai Rp1–2 miliar, tergantung nilai barang dagangan dan isi rumah yang terbakar.




