Jakarta – Real Madrid kembali bertemu Manchester City pada babak 16 besar Liga Champions. UEFA menggelar drawing di markasnya, Swiss, Jumat (27/2), dan hasil undian menghadirkan sejumlah laga besar, termasuk duel dua raksasa Eropa tersebut.
Rekam Jejak Pertemuan yang Berimbang
Head to head kedua tim terbilang seimbang sepanjang pertemuan mereka di Liga Champions. Real Madrid mengoleksi lima kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan dari Manchester City.
Kedua tim mulai saling berhadapan sejak musim 2012/2013. Mereka menjalani dua laga di fase grup, sementara pertemuan lainnya terjadi di babak gugur.
Manchester City pernah mencatat kemenangan terbesar atas Real Madrid pada semifinal 2023 dengan agregat 5-1. Namun pada pertemuan terakhir di playoff 16 besar 2025, Los Blancos membalas dengan kemenangan agregat 6-3.
Real Madrid akan menjamu Manchester City pada leg pertama 11 Maret. Setelah itu, City akan gantian menjamu Madrid pada leg kedua 18 Maret. Setiap pertemuan mereka hampir selalu menghadirkan duel terbuka dengan banyak gol. Secara keseluruhan, Madrid sudah mencetak 25 gol ke gawang City, sementara City mencetak 26 gol ke gawang Madrid.
Tanggapan Pendukung Real Madrid
Menanggapi hasil drawing tersebut, salah satu pendukung Real Madrid, (inisial/nama), menyambut positif pertemuan ini.
“Sebagai pendukung Real Madrid, saya justru senang dengan hasil drawing ini. Kalau ingin menjadi juara Liga Champions, Madrid memang harus siap menghadapi tim-tim terbaik, termasuk Manchester City,” ujarnya.
Ia menilai laga ini layak disebut sebagai final kepagian karena kualitas kedua tim selalu menghadirkan pertandingan berlevel tinggi.
“Saya bisa memahami kenapa banyak orang menyebut ini seperti final kepagian, karena setiap pertemuan antara Madrid dan City selalu menghadirkan pertandingan yang sangat berkualitas. Tapi bagi saya, Real Madrid sudah terlalu sering memainkan pertandingan besar seperti ini di Liga Champions,” tambahnya.





