Tangeranghitz, Jakarta – Peristiwa Tanah Longsor yang terjadi pada 7 Maret 2026 memutus total jalan utama menuju kawasan wisata Dieng di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah pegunungan dalam beberapa hari terakhir membuat badan jalan longsor ke dasar jurang.
Baca juga : Iran Serang Kapal Tanker di Teluk, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas
Dari laporan hasil kejadian,jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 6 meter amblas tergerus aliran kali ireng yang meluap. Tim di lapangan menduga hujan deras yang terus-menerus mengguyur menjadi salah satu penyebab kondisi tanah menjadi labil.
Jalan tutup total, benar – benar tidak bisa lewat, Badan jalan jatuh mengikuti longsor, karena tanahnya tergerus air sungai, Kata jumal, seorang warga sekitar.
Baca juga : Manchester Vs Newcastle akan tersaji,mampukah Bruno Fernandes CS Mampu menjaga tren positif?
Hingga kini, kondisi di lokasi kejadian masih sangat mencekam. Tanah di titik nol masih terus bergerak dan memunculkan retakan baru yang berpotensi terjadinya longsor susulan.
Petugas gabungan memasangkan garis pengaman dan meminta warga dan wisatawan untuk menjauhi area tebing yang sangat labil demi keselamatan.
Akibat putusnya jalur ini, para petugas dan kepolisian dan para relawan mengalihkan semua arus kendaraan.
Pengendara yang hendak menuju Dieng atau sebaliknya terpaksa memutar melalui jalur alternatif.
Polres Wonosobo mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor di musim hujan.
Jika masyarakat menemui kondisi darurat di jalan, mereka segera melapor kepada petugas terdekat atau menghubungi Call Center 110.
Petugas mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memantau perkembangan cuaca, mengingat hujan masih berpotensi mengguyur wilayah Banjarnegara dalam beberapa hari ke depan.




