
TangerangHitz, Denpasar – Jumlah wisatawan Bali Lebaran 2026 meningkat hingga 36 persen. Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan peningkatan ini membuktikan bahwa Pulau Bali tidak sepi seperti yang ramai dibicarakan di media sosial saat libur Idul Fitri 2026.
“Kedatangan wisatawan domestik dan internasional pada Maret 2026 meningkat dibandingkan 2025,” kata Koster kepada detikBali, Rabu (1/4/2026).
Pemerintah Provinsi Bali mencatat kenaikan jumlah wisatawan domestik selama periode libur Lebaran. Pada 2025, Bali mencatat 251.075 wisatawan domestik. Pada 2026, jumlah itu naik menjadi 343.986 orang atau meningkat hingga 36 persen.
Baca Juga : Pabrik Helm di Rumpin Kembali Terbakar, Asap Hitam Membubung Hingga Tangerang Selatan
Koster menegaskan bahwa data tersebut menjadi bukti kuat bahwa pariwisata Bali masih ramai. Ia juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa melihat data resmi.
“Fakta ini membuktikan bahwa berita di media sosial yang menyebut Bali sepi dan ditinggal wisatawan sama sekali tidak benar,” tegasnya.
Selain wisatawan domestik, pemerintah juga mencatat kenaikan jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali selama periode libur Lebaran 2026. Pada 2025, Bali menerima 490.326 wisatawan asing. Pada 2026, jumlahnya naik menjadi 504.115 orang.
Koster juga menegaskan bahwa data itu belum mencakup wisatawan yang masuk melalui jalur lain seperti pelabuhan. Ia meyakini jumlah kunjungan sebenarnya lebih tinggi karena banyak wisatawan masuk melalui jalur darat.
Ia juga menyoroti tingginya pergerakan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk yang menghubungkan Bali dengan Pulau Jawa. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas wisata selama libur Lebaran 2026 tetap ramai.
Pemerintah Provinsi Bali berharap peningkatan jumlah wisatawan ini bisa terus berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Pemerintah juga terus mendorong promosi pariwisata agar kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara semakin meningkat.





