TangerangHitz, Barcelona – Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengungkapkan rencana klub pada bursa transfer musim panas nanti. Barca akan lebih berhati-hati saat membeli pemain.
Klub raksasa Spanyol itu tidak lagi belanja besar dalam beberapa tahun terakhir karena masalah finansial. Di era Hansi Flick, manajemen hanya merekrut tujuh pemain ke Camp Nou dengan total biaya 88 juta euro.
Manajemen Barcelona menjadikan Dani Olmo sebagai pembelian termahal dengan nilai 55 juta euro dari RB Leipzig. Selain itu, Flick juga mendatangkan pemain berpengalaman seperti Marcus Rashford dari Manchester United dan Joao Cancelo dari Al Hilal dengan status pinjaman.
Baca Juga : Stadion Kandang Persita Tangerang rusak di terpa Angin
Strategi tersebut membuahkan hasil impresif. Barcelona asuhan Flick mampu menguasai sepak bola Spanyol. Lamine Yamal dan rekan-rekannya meraih trofi LaLiga, Copa del Rey, serta Piala Super Spanyol sebanyak dua kali.
Prestasi Barcelona masih berpeluang meningkat karena tim saat ini memimpin klasemen Liga Spanyol dan berhasil menembus perempat final Liga Champions.
Para anggota klub kembali memilih Laporta sebagai Presiden Barcelona untuk periode 2026–2031. Ia menegaskan bahwa manajemen akan tetap memenuhi kebutuhan pelatih tanpa mengganggu kondisi keuangan klub.
“Kami tidak perlu terjun ke bursa transfer hanya karena jendelanya terbuka. Kami akan mengevaluasi skuad yang ada, lalu menentukan apakah perlu menambah pemain,” ujar Laporta kepada AS.
Ia juga menambahkan bahwa klub tetap mampu mendatangkan pemain sesuai kebutuhan pelatih. “Kami berhasil membawa pemain yang diinginkan manajer. Xavi meminta Ilkay Guendogan, dan kami langsung merekrutnya,” kata Laporta.
Barcelona kini mempertimbangkan kontrak baru untuk striker veteran Robert Lewandowski. Selain itu, klub juga mengincar Julian Alvarez dari Atletico Madrid serta berusaha mempermanenkan Rashford dengan harga yang lebih terjangkau.




