Tangeranghizt – Jakarta Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah wilayah mengalami dampak, mulai dari korban luka, kerusakan rumah warga.
Dan gangguan layanan publik, hingga kerusakan bangunan pendidikan dan infrastruktur.
Baca Juga: Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul 2 Pria Di Menteng Jakpus
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 11.27 Wita.
Dengan episentrum berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu pada kedalaman 10 kilometer.
Hingga beberapa jam setelah gempa utama terjadi, BMKG mencatat sedikitnya 21 kali gempa susulan.
Baca Juga: Israel Tewaskan Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
Gempa mengguncang Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, hingga Tojo Una-Una dan sempat memicu kepanikan warga.
DELAPAN WARGA TERLUKA, 2 WARGA LUKA BERAT
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu mencatat bahwa gempa tersebut melukai delapan warga di Kabupaten Sigi.
Gempa tersebut menyebabkan dua korban mengalami luka berat berupa patah tulang dan benturan di kepala di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki.
Sementara itu, gempa juga melukai enam korban lainnya dengan luka ringan yang tersebar di Kecamatan Nokilalaki, Palolo, dan Sigi.






