Ketua RT setempat, Fajar, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika kelompok gangster menyerang warga yang sedang nongkrong dengan senjata tajam. “Jadi awalnya mereka itu konvoi pakai motor sambil bawa sajam dan sempat nyerang warga yang nongkrong dekat warung, beruntungnya enggak ada yang kena,” katanya pada Kamis, 3 September 2026.
Baca Juga:Pemkab Tangerang Buka 1.100 Kuota Beasiswa bagi Mahasiswa Tidak Mampu
Warga sekitar marah langsung membalas
Setelah penyerangan, warga yang marah langsung melakukan aksi balasan dengan mengejar kelompok tersebut. Satu unit sepeda motor milik pelaku tertinggal di lokasi. Tak lama kemudian, seorang pelaku kembali untuk mengambil motor tersebut, namun akhirnya diamankan warga. “Selang 10 menit, si pelaku datang kembali. Akhirnya di situ lah mulai massa ada yang mulai pemukulan,” jelas Fajar.
Baca Juga:PLN Icon Plus Regional Jakarta dan Banten Perkuat Keandalan Jaringan melalui Penataan Kabel Fiber Optik
Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah mengamankan seorang pemuda berinisial F, 19 tahun, yang kini masih dalam pemeriksaan. “Sementara ada satu orang yang sudah kita amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.
Polisi tengah mendalami kepemilikan motor dan senjata tajam yang disita, serta mengungkap kronologis dan motif pelaku. Syaiful menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli di titik rawan tawuran untuk mencegah kejadian serupa. “Kami juga mengapresiasi masyarakat atas kepekaannya, atas inisiatifnya melakukan atau membantu mengamankan wilayah,” ungkapnya.