Tangeranghitz, Jakarta – Insiden penembakan yang menyasar prajurit TNI di Lebanon bikin banyak pihak geram. Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ikut angkat bicara. Ia menyampaikan pesan SBY ke prajurit TNI yang sedang bertugas di kawasan konflik tersebut pada Minggu (5/4/2026).
Insiden nahas ini kabarnya melibatkan tembakan dari pasukan militer Israel. Serangan tersebut menyasar markas pasukan perdamaian PBB (UNIFIL). Kondisi panas ini membuat SBY prihatin dan langsung memberikan dukungan moral penuh.
Baca Juga: Gagal Beraksi, Curanmor Babak Belur Diamuk Massa di Depan Alfamart Flyover Cisauk
SBY mewanti-wanti para prajurit untuk selalu waspada. Keselamatan nyawa mereka di tengah medan tugas adalah hal paling utama saat ini.
“Jaga diri kalian baik-baik. Keluarga menunggu kalian kembali di tanah air,” ungkap SBY memberikan penguatan mental. Ia sangat berharap semua prajurit kebanggaan Indonesia bisa pulang ke rumah dengan selamat.
Pesan SBY ke Prajurit TNI dan Desakan Investigasi PBB
Bukan cuma ngasih semangat, SBY juga ngambil sikap tegas. Tokoh militer ini mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) buat segera turun tangan. PBB wajib melakukan investigasi menyeluruh dan transparan soal penembakan tersebut.
Baca Juga: Misi Artemis II NASA Meluncur Menuju Orbit Bulan
Menurut pandangan SBY, serangan ke pasukan perdamaian jelas merupakan pelanggaran berat. Militer Israel harus memikul tanggung jawab penuh kalau terbukti sengaja menembak. PBB sama sekali tidak boleh diam melihat hukum internasional diinjak-injak.
Sebagai penutup, SBY kembali mengingatkan betapa mulianya tugas pasukan UNIFIL. Pasukan baret biru datang ke sana untuk melerai konflik, bukan buat ikut perang. Jadi, dunia internasional punya utang budi buat menjamin keselamatan para prajurit perdamaian ini.




