Sejak peluit awal wasit Ahmed Eisa Mohamed Darwish, tensi pertandingan langsung tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan cepat dalam lima menit pertama. Vietnam yang tampil sebagai tuan rumah lebih dominan, sementara Thailand mengimbangi dengan pressing ketat dan serangan balik.
Gol pembuka hadir di menit ke-12 lewat Yotsakon Burapha yang memanfaatkan bola pantul dan melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang. Vietnam sempat terlihat terburu-buru dengan umpan panjang yang kurang efektif, sehingga banyak melakukan kesalahan. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Thailand, namun agregat masih 2-1 bagi Vietnam.
Baca Juga:2 wanita menipu penjul Toko Kelontong di Ciputat
Thailand berusaha mengejar dibabak kedua
Awal babak kedua, Thailand mendapat peluang emas lewat penalti setelah Pham Xuanh Manh melanggar Kakana Khamyok. Sayangnya, eksekusi Kakana melambung di atas mistar. Situasi ini berbalik pada menit ke-52 ketika kiper Chatchai Bootprom melakukan gol bunuh diri setelah bola pantul mengenai kakinya, membuat skor imbang 1-1.
Baca Juga:Jerat Hukum Bisnis Selebritas: Polisi Tetapkan Ruben Onsu sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi
Vietnam hampir berbalik unggul di menit ke-69 melalui peluang beruntun Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai, namun bola hanya mengenai tiang dan melenceng tipis. Justru Thailand kembali memimpin di menit ke-85 lewat sepakan Wanchai Jarunongkran yang menaklukkan Le Giang Patrik.
Drama berlanjut di masa injury time. Tekanan Thailand berbalik menjadi petaka setelah Wanchai mencetak gol bunuh diri, mengubah skor menjadi 2-2. Hasil akhir memastikan Vietnam menang agregat 4-2 dan meraih gelar juara Piala AFF 2026 secara beruntun.