TangerangHitz, Tanggerang – Workshop bertajuk “From Idea to Startups, Powered by AI” yang diselenggarakan oleh KIAN Event Organizer di Leguty Coffee Space berhasil membedah bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi katalisator bagi perkembangan bisnis rintisan atau startup.
Narasumber workshop, Syaifur Rahmatullah, M.Kom, memberikan pandangan mendalam mengenai bagaimana AI seharusnya diposisikan dalam alur kerja kreatif. Ia menekankan bahwa AI bukanlah pengganti tenaga manusia, melainkan mitra kolaborasi yang mampu melipatgandakan produktivitas jika digunakan dengan tepat.
“Agar AI tidak menggantikan posisi kita sebagai kreator, kita harus memiliki kreativitas yang lebih tinggi dalam memberikan instruksi. Kekuatan sebuah startup di masa depan terletak pada bagaimana pendirinya mampu melakukan brainstorming dan menyusun prompt yang tajam melalui Google AI Studio serta Google Flow,” ungkap Syaifur.
Baca juga: Workshop Digital Kreatif Collaboration Of UBSI BSD with Dico Community
Dalam sesi praktik, peserta diajak untuk melakukan efisiensi produksi konten kreatif tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk peralatan profesional:
- Visual Produk: Mengolah foto produk (seperti Emina) menjadi konten visual yang elegan dan profesional tanpa bantuan fotografer.
- Produksi Konten: Membuat voice-over menggunakan AI berdasarkan skrip yang telah dikurasi.
- Finishing: Mengintegrasikan semua aset digital tersebut ke dalam aplikasi penyuntingan seperti CapCut.
Workshop ini menunjukkan bahwa dengan penguasaan alat berbasis AI, seseorang kini mampu membangun fondasi bisnis digital atau startup dengan modal yang jauh lebih efisien dan kreatif. Kesempatan ini memberikan perspektif baru bagi peserta bahwa ideation dan kreativitas manusialah yang tetap menjadi “otak” utama di balik setiap inovasi teknologi.






