Gempa Sulut Isolasi Sangihe, Puan Maharani Minta Aksi Cepat

Tangeranghizt – Jakarta Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Terutama warga di pulau terluar Kabupaten Sangihe yang mengalami isolasi akibat kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum pascagempa.

Puan Maharani mengatakan, “Pemerintah harus segera menjangkau masyarakat yang terisolasi akibat gempa.

Baca Juga: Bongkar Gurita Pungli Sertifikasi K3 Kemnaker: Bagaimana Dampaknya Bagi Industri Tangerang?

khususnya warga yang tinggal di pulau terluar atau terdepan, Pemerintah juga harus menyalurkan bantuan dengan cepat.” Pada Selasa (9/06/26).

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7, Mengejutkan warga Sulawesi Utara pada Senin pagi. Gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa dahsyat yang terjadi di Filipina.

BMKG mencatat gempa terjadi pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 06.37 WIB atau 07.37 Wita. Melalui hasil analisis terbaru, BMKG menyatakan kekuatan gempa mencapai magnitudo 7,7.

Baca Juga: Aksi Pamungkas Jalen Brunson di Gim 1 Resmi Masuk Buku Sejarah Knicks

BMKG menetapkan episenter gempa berada di laut sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, yang berbatasan langsung dengan negara Filipina.

Selain mengguncang Kabupaten Sangihe, gempa tersebut juga mengguncang sejumlah daerah di Sulawesi Utara, Termasuk Manado dan wilayah sekitarnya.

Sejumlah laporan juga menyebutkan masyarakat merasakan getaran gempa hingga Gorontalo dan beberapa daerah lain di Indonesia bagian timur.

Baca Juga: Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0 dalam Laga FIFA Matchday

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Puan Maharani menyebut gempa besar di Sulawesi Utara.

Harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kesiapan sistem mitigasi bencana secara nasional.

“Kerusakan dapat terjadi bahkan ketika korban jiwa relatif dapat diminimalkan. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan penanganan bencana perlu diperluas,” Ujar Puan Maharani.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Rp1,8 Juta untuk Siswa SMP Swasta hingga Lulus

Puan Maharani menegaskan, Pemerintah harus semakin memperhatikan ketangguhan bencana di pulau terluar.

Menurutnya, tantangan geografis seharusnya mendorong negara untuk menyiapkan langkah antisipasi saat bencana terjadi agar masyarakat tidak menanggung beban besar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *