Fakta Kontroversi Cerdas Cermat MPR, Juri Tega Beri Nilai Minus 5

Tangeranghitz, Jakarta – Publik masih ramai membahas kontroversi Cerdas Cermat MPR RI. Fakta baru muncul mengenai kronologi lomba tersebut. Peristiwa ini berlangsung pada Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar wilayah Kalimantan Barat.

Peserta SMAN 1 Pontianak masuk ke dalam regu C. Mereka mendapat kesempatan menjawab pertanyaan juri paling awal.

“Anggota BPK dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” sebut peserta regu C dengan lantang.

Baca Juga: FC Barcelona Segel Gelar Juara La Liga Musim 25/26 Usai Hancurkan Real Madrid 2-0 di Stadion Spotify Camp Nou

Namun, juri Dyastasita menunjukkan reaksi mengejutkan. Ia menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR. Sang juri justru menyalahkan jawaban dari regu C tersebut. Ia langsung mengurangi poin milik regu C secara sepihak. Juri memberikan sanksi nilai minus lima untuk jawaban itu.

Beda Perlakuan Juri Picu Kontroversi Cerdas Cermat MPR

Tidak berselang lama, peserta regu B asal SMAN 1 Sambas mendapat giliran. Mereka mengutarakan jawaban persis seperti ucapan regu C sebelumnya.

Baca Juga: Pria Asal Buton Nekat Lompat dari KM Bukit Siguntang di Selat Makassar, Aksi Terekam CCTV

Namun, juri Dyastasita kembali membuat keputusan kontroversial. Ia secara mengejutkan membenarkan jawaban dari regu B. Juri langsung memberi nilai sempurna sepuluh poin untuk mereka. Sang juri beralasan inti jawaban regu B sudah sangat sesuai.

Sikap tak adil juri ini langsung memicu kemarahan publik. Penilaian ganda untuk jawaban serupa mencederai sportivitas lomba. Warganet menuntut panitia pusat segera mengevaluasi kinerja juri tersebut. Jangan sampai kesalahan dewan juri menghancurkan mental juang para siswa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *