MOTIF PEMBACOKAN KADES LUMAJANG,SAKIT HATI TEMANNYA DI BENTAK KORBAN

Tangeranghizt – Jakarta Motif pengeroyakan dengan senjata tajam yang di alami oleh Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Akhirnya terungkap.
Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandi Siregar, mengatakan 10 orang diduga melakukan pembacokan karena sakit hati.

Baca Juga: Wanita Tewas dalam Rumah di Tangsel Terungkap dari Tangisan Anak

Pelaku berinisial (FA) dan (BK) yang merupakan sopir dan adik dari saksi (DN), melihat kepada desa pakel berbicara dengan nada tinggi dan membentak kepada (DN).

Peristiwa itu terjadi saat korban, dua terduga pelaku, dan saksi DN menghadiri acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada 14 April 2026, sebelum pengeroyokan terjadi.

AKBP Alex mengatakan ada ketidaknyamanan pelaku melihat gestur,perilaku dan kata-kata pa kades.

Baca Juga: Siswi SMK di Tangsel Dilaporkan Hilang, Diduga Pergi dengan Pacar ke Jatim

Keesokan harinya, FK dan BK mendatangi kediaman kades Sampurno bersama 10 temannya.

Awalnya hanya untuk mengonfirmasi sikap kades Sampurno kepada saksi DN pada saat pengajian.

Dalam percakapan di ruang tamu, pelaku diduga merasa tidak nyaman dengan sikap kepala desa.

“Yang awalnya hanya mengonfirmasi, akhirnya timbul kesalahan baru dan berujung pengeroyokan” Ujar Alex.

Saat ini, polisi telah mengamankan 10 terduga pelaku pengeroyokan beserta barang bukti berupa senjata tajam di Polres Lumajang.

Baca Juga: Pemimpin Dunia Kecam Hinaan Trump terhadap Paus Leo XIV, Presiden Iran Nyatakan Dukungan

Polisi menjerat para terduga pelaku dengan Pasal 262 ayat (2) tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

“Saat ini kami masih memeriksa semua terduga pelaku yang kami amankan sebagai saksi” ujar Alex.

Kades Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sampurno (45), jadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam pada 15 April 2026.

Korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan usai menerima tebasan celurit dari belasan pelaku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *