Tangeranghizt – Jakarta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, Meresmikan arena ring tinju di bawah flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Sejumlah pemuda berlatih tinju di bawah flyover menggunakan ring tinju berukuran 5,5 meter lengkap dengan samsak, sementara tiga pelatih mengajarkan teknik memukul di atas ring.
Baca Juga: Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
Pramono melihat suasana ring, lalu mencoba mengenakan sarung tinju dan sempat menantang Anggota DPRD DKI Jakarta, Mahmud Thamrin, untuk bertanding di atas ring.
Keduanya saling melayangkan pukulan selama hampir dua menit, sementara warga dan komunitas tinju menyambut pertandingan tersebut dengan sorakan meriah.
Baca Juga: PKM-PM: Mahasiswa UBSI BSD Kenalkan Pemanfaatan Teknologi AI untuk Pembuatan Email di SMK Yastrif 1
“Saya terus terang sudah lama sekali enggak pernah tinju. Dan memang seumur hidup enggak pernah tinju,” ujar Pramono sambil tertawa.
Ia mengaku tetap kuat mengikuti latihan singkat itu karena rutin berolahraga.
“Mungkin karena selama ini saya rajin olahraga. Minggu ini saya sepedaan 60 kilometer, hari Sabtu 60 kilometer, dan Minggu kemarin lari 5 kilometer,” lanjut dia.
Setelah mencoba ring tinju, Pramono resmi membuka fasilitas olahraga tersebut.
MENURUNKAN ANGKA TAWURAN
Pramono juga mendapat penjelasan dari Wali Kota Jakarta Timur Munjirin terkait fungsi arena tersebut.
Munjirin mengatakan, Jakarta Timur masih menjadi wilayah dengan angka tawuran cukup tinggi.
Pada 2025, ada 132 kejadian tawuran, sedangkan hingga Mei 2026 sudah terjadi 55 kasus.
Menurut Munjirin, awal mula pembangunan ring tinju itu berasal dari dialog pemerintah dengan sejumlah kelompok pemuda yang kerap disebut gangster.





